PENEMUAN BARANG/BAHAN BERBAHAYA PADA BAGASI KABIN PENUMPANG DI SCREENING CHECK-POINT 2 BANDAR UDARA SULTAN MUHAMMAD SALAHUDDIN BIMA

INDRAWATI, INDRAWATI (2021) PENEMUAN BARANG/BAHAN BERBAHAYA PADA BAGASI KABIN PENUMPANG DI SCREENING CHECK-POINT 2 BANDAR UDARA SULTAN MUHAMMAD SALAHUDDIN BIMA. Tugas Akhir thesis, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD).

[img] Text
INTISARI - indra wati.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)
[img] Text
BAB I - indra wati.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img] Text
BAB II - indra wati.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[img] Text
BAB III - indra wati.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA - indra wati.pdf
Restricted to Registered users only

Download (80kB)
Official URL: https://sttkd.ac.id/

Abstract | Intisari

INTISARI PENEMUAN BARANG/BAHAN BERBAHAYA PADA BAGASI KABIN PENUMPANG DI SCREENING CHECK-POINT 2 BANDAR UDARA SULTAN MUHAMMAD SALAHUDDIN BIMA Indrawati1 dan Sri Sutarwati2 Pada saat penumpang tiba di bandar udara, petugas di Screening Check-Point (SCP) 1 dan 2 akan memeriksa barang bawaan penumpang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis barang/bahan berbahaya yang sering dibawa penumpang melalui bagasi kabin di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, jenis barang/bahan berbahaya yang paling banyak ditemukan dan sosialisasi yang dilakukan pengelola bandar udara atau perusahaan penerbangan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari data primer, yaitu melalui metode observasi, wawancara. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode desktiptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis barang berbahaya yang sering dibawa penumpang melalui bagasi kabin di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima adalah korek gas, gunting, cutter, jepit kuku, parfum, sabit, garam, dan battery. Jenis barang berbahaya yang paling banyak ditemukan adalah korek gas, gunting, dan cutter. Sosialisasi yang dilakukan pengelolan Bandar udara atau perusahaan penerbangan mengenai barang/bahan berbahaya yang dilarang dibawa penumpang melalui bagasi kabin, yaitu dengan menggunakan banner, pamflet, media cetak dan online. Kata Kunci: Barang berbahaya, bagasi kabin, penumpang 1. Taruni Manajemen Transportasi “ STTKD Yogyakarta” 2. Pembimbing Tugas Akhir

Tipe Koleksi: Thesis (Tugas Akhir)
Subjek: Airport Service > Baggage Handling (Penanganan Bagasi)
Airport > Screening Check Point
Contributors:
ContributionPembimbingNIDNEmail
ContributorSutarwati, Sri0528076301UNSPECIFIED
Program Studi: D3 Manajemen Transportasi
Diposting Oleh: Admin Perpustakaan
Tanggal Diposting: 11 Apr 2022 04:09
Terakhir diubah: 11 Apr 2022 04:09
URI: https://digilib.sttkd.ac.id/id/eprint/2205

Actions (login required)

View Item View Item